Senin, 28 Mei 2012

Lebih Sehat Dengan Cinta


1702 paris15

Ada yang mengatakan kalau jatuh cinta itu memiliki berjuta rasa, saat jatuh cinta seseorang bisa merasakan kebahagiaan melebihi orang terkaya di dunia. Tapi cinta tidak hanya menyehatkan hati dan perasaan, tapi juga bisa menyehatkan badan. Menurut beberapa penelitian cinta bahkan bisa memperpanjang umur, mengurangi stress, meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, dan melindungi badan dari sakit seperti demam dan flu. Berikut ini beberapa manfaat yang bisa didapat saat seseorang merasakan cinta bersama pasangannya.
1.Melawan Stres
Stres bisa merusak kekebalan tubuh, dan membuka peluang untuk segala macam penyakit menyerang. Sebuah penelitian menemukan kalau pasangan yang bahagia memproduksi hormone cortisol lebih sedikit saat sedang stress. Hormon cortisol ini sangat berpengaruh pada kesehatan, karena semakin banyak cortisol yang dihasilkan bisa menekan sistem kekebalan yang membuka peluang bagi demam, flu dan penyakit lain menyerang.
2.Cinta Mengobati Luka
Cinta tidak hanya bisa mengobati luka di hati, cinta ternyata juga memiliki peranan penting dalam penyembuhan luka yang ada di tubuh. Sebuah penelitian di Ohio, AS menemukan kalau pasangan melakukan diskusi yang cukup menyenangkan, luka di tubuh mereka akan cepat sembuh. Namun saat mereka terlibat pertengkaran, luka tersebut akan membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.
3.Kesehatan Otak Lebih Baik
Mereka yang hidup dalam pernikahan atau bersama pasangan memiliki akal yang lebih tajam. Menurut sebuah penelitian di Swedia mereka yang menikah di usia yang matang, memiliki resiko lebih kecil mengalami gangguan memori dan kerusakan fungsi mental. Sementara penelitian lain menunjukkan bersosialisasi, termasuk berkumpul dengan teman-teman juga membantu menjaga otak lebih gesit.
4.Sentuhan Memberikan Ketenangan Pada Otak
Sebuah studi di University of Virginia, menemukan kalau dengan memberikan sentuhan kepada pasangan bisa meredakan stress atau rasa terkejut. Dalam studi tersebut, para istri dibuat terkejut, sambil keadaan otaknya diawasi lewat sebuah monitor. Beberapa saat setelah para istri dibuat terkejut, para suami diminta memegang tangan istri mereka. Dari monitor tersebut dapat dilihat kalau, ketegangan otak para istri mereda saat mereka disentuh oleh suami mereka.
5.Pelukan Kehangatan
Wanita yang sering mendapakan pelukan dari pasangan memproduksi hormone oxytocin dalam kadar yang tinggi, demikian hasil dari studi di University of North Carolina. Oxytocin dipercaya memiliki efek sangat besart dalam sistem kardiovascular. Selain berpelukan juga bisa membantu mengurangi tekanan darah.
6.Bersama Pasangan Menjaga Kesehatan
Pasca perceraian atau kematian, mereka yang ditinggalkan terkadang menunjukkan gejala kesehatan yang buruk. Tidak hanya itu, studi itu juga menunjukkan kalau mereka yang hidup sendiri pasca menikah, mengalami penurunan kesehatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar