Senin, 21 Mei 2012
jatuh cinta juga bikin sehat
Anda ingin Sehat? Jatuh Cinta!
Efek dari jatuh cinta ternyata begitu kompleks. Tak hanya bikin Anda selalu tersenyum, tapi secara internal, tubuh akan menghasilkan hormon-hormon yang akan membuat Anda sehat, dan terlihat lebih awet muda!
KapanLagi.com - Minum segelas air lemon hangat yang kaya akan vitamin C di pagi hari bisa membuat wajah terlihat cerah dan bersinar. Tapi tahukah Anda kalau Anda bisa mendapatkan efek yang sama kalau sedang jatuh cinta? Pasti Anda pernah melihat seseorang yang tengah dekat dengan seseorang akan memiliki wajah yang glowing, seolah-olah ada cahaya yang membias dari dalam dirinya.
Dan tiba-tiba pertanyaan seperti ‘Lagi jatuh cinta ya?’ jadi sering dilontarkan. Cosmo yakin, Anda pun pernah mengalaminya sendiri. Look at yourself in the mirror, dan Anda akan melihat seseorang yang terlihat lebih muda, lebih cantik, dan lebih... sehat.
Ternyata lebih muda dan sehat itu tidak perlu menghamburkan banyak uang untuk perawatan kecantikan paling mutakhir seperti botox atau krim anti-aging. It’s all in the mind, and in the heart. Seperti kata salah satu lagu paing populer di dunia, All We Need is Love, mungkin akhirnya memang hanya itu yang kita butuhkan.
But ladies, apa yang Cosmo maksud dengan love tidak hanya eksklusif untuk kekasih lho. Bisa juga untuk sahabat dan keluarga, bahkan bisa juga cinta pada pekerjaan. Cosmo yakin, mungkin itu rahasia mengapa sosok seperti Meryl Streep dan Padma Lakshmi tampak selalu awet muda.
“Sebenarnya belum ada bukti kalau hubungan romantis yang intense itu berkorelasi dengan kesehatan yang membaik,” kata Harry Reis, salah satu editor buku ENCYCLOPEDIA OF HUMAN RELATIONSHIP, “tapi rahasianya di sini adalah rasa keterkaitan dengan orang lain, yang akan memberikan a sense of belonging, yang menjadi alasan mengapa kita merasa tenang dan bahagia.”
High on Love
When we’re in love, tubuh kita akan menghasilkan hormon dopamine, yang berfungsi sebagai agen pembawa rasa bahagia. “Tubuh kita juga akan menghasilkan hormon dopamine jika sedang dalam pengaruh kokain, atau ketika baru saja memenangkan uang yang banyak,” kata Arthur Aron, PhD, seorang peneliti dari University of New York.
"Dan berdasarkan mesin scan MRI yang kami lakukan terhadap dua grup yang berbeda-satu pasangan baru, dan yang satu lagi pasangan yang sudah lama menjalin hubungan, terdapat lebih banyak aktivasi pada bagian otak yang berkorelasi dengan bonding di grup kedua... dan sedikit aktivasi pada bagian yang merespon terhadap rasa gelisah.”
The Love Giggle
Kalau terkadang Anda merasa malu karena tak kuasa menahan tawa, walaupun joke yang dilontarkan oleh si dia sebenarnya biasa saja, jangan khawatir, karena tawa, walaupun masih dalam tahap schoolgirl-ish-giggle – memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh. “Tawa itu dimulai dari pembesaran sistem cardiovascular, dan denyut jantung dan tekanan darah akan melonjak, kemudian setelah itu akan turun secara drastis,” jelas Dr. Anette Goodheart, seorang pakar terapi tawa.
"Ini baik sekali untuk orang yang memiliki tekanan darah tinggi. Plus, ketika Anda tertawa semakin keras, Anda akan menghirup banyak udara sehingga darah mendapatkan asupan oksigen dengan baik. And when we laugh, we will become more relaxed.”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar